Tampilkan postingan dengan label Rumus Excel M Office. Tampilkan semua postingan

Menggunakan Fasilitas Filter Pada Microsoft Office Excel

Menggunakan Fasilitas Filter Pada Microsoft Office Excel




Pernakah kita mencari kriteria tertentu dalam suatu data/dokumen excel dengan jumlah yang banyak??!!!
Sungguh akan merepotkan dan akan butuh waktu lama untuk mengerjakannya. Microsoft Office Excel dalam hal ini memberikan fasilitas untuk mempercepat kerja kita. Fasilitas itu adalah FILTER, fasilitas yang berfungsi untuk menyaring (men-filter) data atau kriteria tertentu yang kita butuhkan.
Lihat contoh data dibawah ini:
Cara 1 Menggunakan filter pada excelPada data di atas kita akan menyaring data dengan jenis kelamin laki-laki (L) saja. Artinya Jenis Kelamin “L” pada data diatas akan muncul sehingga kita bisa mengetahui siapa saja dan berapa jumlahnya.
Untuk melakukan itu, berikut cara menggunakan fasilitas filter.
  1. Buka dokumen yang akan kita kerjakan/kelola
  2. Letakkan Kursor pada data Jenis Kelamin
  3. Selanjutnya klik tab Menu Data
  4. Pada Group Sort & Filter, klik ikon Filter
  5. Setelah itu klik data Jenis Kelamin, pada tampilan yang muncul beri centang pada bagian L.
Lihat gambar berikut:
Cara 2 Menggunakan filter pada excel      6. Langkah berikutnya klik OK
Lihat hasilnya
Cara 3 Menggunakan filter pada excelKeterangan:
Jika ingin melihat lagi data secara keseluruhan, nonaktfkan filter dengan cara klik ikon filter.
Demikian sajian dari rumus excel tentang penggunaan fasilitas filter, semoga bermanfaat dan menambah pengetahuan kita, selamat mencoba…trimaksih.

Cara Memindah Sheet ke Dokumen Lain Pada Microsoft Excel

Cara Memindah Sheet ke Dokumen Lain Pada Microsoft Excel



Banyak sekali perintah-perintah dasar yang terdapat pada program Excel yang berfungsi memperlancar kerja kita dalam mengelola data atau dokumen. Jika kita mau meneliti dan mengembangkan pengetahuan itu maka dijamin kita akan lihai dalam mengoperasikan excel.
Dalam mengoperasikan program excel, selain data atau dokumen yang harus kita atur, kita juga bisa mengatur lembar kerjanya (Sheet). Salah satu dari pengaturan Sheet adalah memindah sheet tersebut dari file yang satu ke file yang lain.
Kali ini rumus excel akan memberi tips atau trik untuk melakukan perpinddahan sheet dari file yang satu ke file yang lain.
Bagaimana cara pengoperasiaannya??. Berikut langkah yang perlu kita lakukan.
>> Buka dokumen/file excel yang sheet-nya akan kita pindah
Contoh: Dokumen 1, dimana sheet Daftar Penjualan akan kita pindah ke file lain.
Dokumen 1 cara Memindah Sheet ke file lain>> Buka Dokumen/file tempat untuk memindah sheet tersebut.
Contoh: Dokumen 2, tempat dimana kita akan memindah Daftar Penjualan yang ada di dokumen 1
Dokumen 2 cara Memindah Sheet ke file lain>> Klik Kanan Pada Sheet yang ada di dokumen 1.
>> Klik Move or Copy..
>> Pada dialog Move or Copy yang muncul, klik tanda panah pada To Book
>>> Akan di tampilkan (New book) buku baru/dokumen baru
>>> Dokumen tempat sheet yang mau dipindah ( Link Data dengan Rumus)
>>> Dokumen 2, tempat sheet dipindahkan (Data Menambah Kata Unit)
>> Pilih dan klik dokumen yang dimaksud kemudian OK
Lihat sebagaimana gambar berikut.
gambar cara memindah sheet ke file lainCatatan
Jika Anda memberi tanda centang pada Create a Copy berarti membuat salinan, artinya sheet yang anda pindah tetap ada salinan di dokumen 1.
Jika anda tidak memberi tanda centang pada perintah itu, berarti sheet yang anda pindah tidak ada salinan pada dokumen 1.

Untuk hasil pengoperasiaannya, silahkan anda praktekkan dan anda lihat sendiri, coba praktek berulang kali agar lebih lancar dan memahami perintah tersebut
Semoga trik ini bermanfaat dan membantu anda.
Akhirnya selamat mencoba, terimakasih & mohon maaf.

Menampilkan Simbol Rp (Rupiah) dengan Fasilitas Macro pada Excel 2007

Menampilkan Simbol Rp (Rupiah) dengan Fasilitas Macro pada Excel 2007



Makro adalah fasilitas di dalam Microsoft Office Excel yang bertujuan menyimpan perintah yang di anggap sering digunakan secara berulang-ulang. Failitas tersebut akan mempermudah kita dalam menjalankan perintah tertentu, sehingga hanya dengan menyebutkan makronya saja kita bisa mengeksekusi perintah yang dimaksud.
Dengan fasilitas ini kita bisa mendefinisikan sebuah fungsi yang kita kehendaki, apabila fungsi-fungsi standard yang disediakan dianggap tidak memadai perintah-perintah yang kita maksud.
Kali ini penulis ingin memberikan satu contoh penggunaan macro yaitu Menampilkan Simbol Rp (Rupiah) dengan eksekusi perintah yang sudah kita tentukan.
Langkah-Langkah Membuat Makro
Pertama, Buka Program Microsoft Office Excel 2007
Kedua, Klik Tab Menu Developer
Ketiga, Klik Record Macro Pada Kelompok Code. Selanjutnya akan ditampilkan dialog sebagai berikut:
Cara Membuat Macro di excelKeterangan Pada Kotak dialog yang tampil
>> Tentukan Macro name (Tulis tanpa spasi “RupiahTebal”)
>> Tentukan Shortcut Key (masukkan salah satu tombol keyboard, misal “a”)
>> Tentukan Store Macro in, yaitu This Woorkbook
>> Pada Description silahkan tulis Macro recorded 17/07/2014 by administrator atau sesuai tanggal yang anda buat.
>> Setelah itu Klik OK
Keempat, Lakukan proses yang ingin anda rekam dalam sebuah makro (Kita bisa melakukan beberapa proses untuk direkam dalam makro).
Proses 1, pilih dan tentukan mata uang Rp (Rupiah)  yang ada pada kelompok Number menu Home. Lihat pengaturan berikut:
Cara membuat rekam macroSetelah di atur semua (sesuai dengan gambar) klik OK
Proses 2. Klik ikon Bold pada kelompok Font menu Home == untuk membuat efek tebal pada huruf
Kelima, kembali pada menu Developer, klik Stop Recording pada group Code.
Pembuatan makro sudah selesai, untuk mengoperasikannya ikuti langkah berikut.
== Siapkan data pada lembar kerja anda
Contoh:
Contoh data sebelum operasi macro== Blok Data tersebut kemudian tekan Ctrl + a (tombol yang sudah anda pilih saat mendefinisikan perintah macro)
Lihat Hasilnya
contoh data hasil operasi macroBagaimana??? Apakah Anda tertarik!…
Dengan pengaturan Makro di atas kita tidak perlu lagi membuka dialog number untuk penambahan simbol Rp. (selama kita bekerja pada Workbook ini) Tinggal Ctrl + a beres dech…
Jika anda penasaran silahkan anda praktekkan. Demikian semoga manfaat, atas partisipasinya terimakasih…..

Penggunaan Fungsi Rumus IF dalam Microsoft Excel

Penggunaan Fungsi Rumus IF dalam Microsoft Excel


Rumus IF merupakan salah satu fungsi paling umum yang digunakan dalam Microsoft Excel. Fungsi IF atau yang juga bisa diartikan “jika”, digunakan untuk mengecek suatu kondisi. Apabila kondisi terpenuhi maka fungsi akan mengambil suatu nilai, dan sebaliknya apabila kondisi tersebut tidak terpenuhi maka akan diambil nilai yang lain. dengan kata lain, fungsi IF disebut fungsi syarat. Jika suatu nilai mempunyai syarat dan dapat bernilai benar apabila syarat terpenuhi serta bernilai salah jika syarat tidak terpenuhi.
Sintaks Dasar Fungsi Rumus IF
IF(logical_test_value,value_if_true,value_if_false)
Keterangan:
  • logical_test_value : kondisi logika atau syarat yang akan mengembalikan nilai benar atau salah.
Misalnya: A2>B2, A2<=B2, dll.
  • value_if_true : nilai yang diberikan apabila kondisi di atas benar
  • value_if_false : nilai yang diberikan apabila kondisi di atas salah
Ada beberapa jenis penerapan fungsi IF pada Microsoft Office Excel, di antaranya:
  • Fungsi IF dengan satu test logika atau IF tunggal, digunakan apabila hanya ada satu syarat yang dipakai untuk memperoleh nilai yang benar. Bentuk penulisannya sederhana yaitu:
=IF(syarat,”nilai_benar”,”nilai_salah”)
  • Fungsi IF dengan dua test logika, digunakan apabila ada dua syarat yang dipakai untuk memperoleh nilai yang benar. IF seperti ini biasanya dikembangkan dengan salah satu fungsi AND atau OR.
-        Fungsi AND digunakan apabila kedua syarat merupakan kriteria yang harus dipenuhi untuk mendapatkan nilai yang benar. Bentuk penulisannya:
=IF(AND(syarat1,syarat2),”nilai_benar”,”nilai_salah”)
-        Fungsi OR digunakan apabila salah satu syarat adalah merupakan kriteria yang harus dipenuhi untuk mendapatkan nilai yang benar. Bentuk penulisannya:
=IF(OR(syarat1,syarat2),”nilai_benar”,”nilai_salah”)
  • Fungsi IF bercabang, digunakan apabila terdapat banyak tingkat pengujian test atau syarat. Bentuk penulisannya:
=IF(syarat,”nilai_benar”,IF(syarat,”nilai_benar”,IF(syarat,”nilai_benar”,…)))
Langkah-langkah penulisan fungsi IF:
  • Klik pada sel yang akan diisi
  • Awali penulisan rumus dengan tanda sama dengan (=)
  • Ketik kata IF
  • Lanjutkan dengan tanda kurung
  • Masukkan logical test atau syarat yang dapat berupa nilai suatu cell atau bisa berupa formula
  • Beri tanda koma (,) atau titik koma (;) untuk memisahkan antara logical_test, value_if_true dan value_if_false
  • Masukkan value_if_true yang artinya apabila logical_test benar maka teks ini yang akan dihasilkan
  • Masukkan value_if_false yang artinya apabila logical_test salah maka teks ini yang akan dihasilkan
  • Beri tanda petik(“ “) pada statement yang berupa kalimat
  • Jangan lupa untuk mengakhiri rumus dengan tanda tutup
  • Tekan enter dan copy formula-nya ke sel di bawahnya
Tips Menggunakan Fungsi IF dalam Excel
  • Jumlah fungsi IF yang diperbolehkan untuk dipakai dalam sebuah formula yang menggunakan IF bersarang () adalah maksimal 64.
  • Untuk mendapatkan nilai dari hasil perbandingan, alternatif selain menggunakan fungsi IF() yang begitu banyak adalah menggunakan fungsi lainnya seperti fungsi VLOOKUP, HLOOKUP, LOOKUP atau CHOOSE.
  • Untuk mendapatkan hasil dengan berdasarkan data teks atau bilangan tertentu maka pertimbangkan untuk menggunakan fungsi-fungsi pendukung lainnya seperti COUNTIF, COUNTIFS, SUMIF and SUMIFS.
Ada banyak fungsi yang digunakan dalam Microsoft Excel sebagai penunjang sistem pendataan dan pembukuan organisasi. Salah satu yang paling umum adalah rumus IF yang merupakan fungsi logika dimana suatu nilai mempunyai syarat dan dapat bernilai benar apabila syarat tersebut terpenuhi, sebaliknya akan bernilai salah apabila syaratnya tidak terpenuhi.
Contoh Penggunaan Rumus IF
IF Tunggal
Misalnya dalam kasus penentuan apakah seorang siswa lulus ujian TIK atau tidak. Syarat kelulusan yaitu nilai kurang dari 75 maka harus remidi dan apabila mendapatkan nilai mulai dari 75 ke atas maka lulus.
contoh penggunaan rumus if tunggal excel
Sesuai dengan syarat yang digunakan, maka rumusnya
=IF(B3<75,”REMIDI”,”LULUS”)
Dan hasilnya
perhitungan hasil rumus if tunggal
IF Majemuk
Syarat atau kondisi pada rumus ini adalah lebih dari dua, dimana hasil pertama, kedua, ketiga dan seterusnya akan sesuai dengan syarat tersebut, sedangkan syarat terakhir tidak sesuai dengan syaratnya.
Rumus: =IF(KONDISI,”NILAI BENAR1”, IF(KONDISI2,”NILAI BENAR2”,”NILAI SALAH”)
Dari contoh kasus di atas, disyaratkan apabila :
  • nilai <50, maka Gagal
  • nilai 50 sampai <75, maka Remidi
  • nilai >=75, maka Lulus
sehingga rumusnya menjadi
=IF(B3<50;”GAGAL”;IF(B3>=75;”REMIDI”;”LULUS”))
dan hasilnya
hasil perhitungan rumus if majmuk/ganda